Kamis, Maret 21, 2013

Safari Shalawat Habib Syech

hadrah syech
Safari Shalawat     
     Safari shalawat habib Syeh bin Abdul Qadir Assegaf  di berbagai daerah di Indonesia membuat versi rebana Hadrah yang diusungnya kian populer saja. Di mana-mana grup Hadrah mencoba berkiblat pada aliran musiknya yang rancak, syahdu, dan dinamis dengan iringan syair shalawat kepada baginda Nabi Rasulullah SAW. (Ada, mungkin penilaian yang lain dari pembaca ?)
     Album atau lagu-lagunya juga beredar luas dan bebas di pasar. Dari mulai bentuk CD original sampai bajakan. Namun ada juga lagu-lagunya yang selalu baru, terutama dalam format MP3 yang bisa di unduh bebas atau free download.

Alat Musik Hadrah Habib Syech
     Jamaknya rebana Hadrah versi Habib Syeh yang kebetulan membeli produk Suara Tunggal Bahana, biasanya terdiri dari 4 buah rebana Hadrah, satu buah Bass Habib Syeh, 1 buah Dumbuk Pinggang dan 1 set Keprak yang meliputi 2 Keprak dan 1 Bass Angkat. Dan ada juga yang memberi tambahan 1 buah Tambourine.
     Istilah Bass Angkat berbeda-beda. Ada juga yang menyebutnya dengan istilah Tam-tam, Tung, dan lain-lain. Sementara kami menyebutnya dengan istilah Bass Chuck biar lebih keren, hehe... Sedangkan untuk istilah Bass Habib Syeh-nya banyak yang memesannya dengan istilah bass mika, karena kebetulan suara yang dihasilkan dari alat musik ini berupa bahan dari plastik mika, bukan dari kulit seperti umumnya rebana.

Istilah Bass Mika dan Rolling
     Sebetulnya istilah Bass Mika menurut kami juga kurang tepat. Karena mika biasa digunakan untuk pembuatan gendang Pralon atau Triplek yang memang sudah mulai jarang peminatnya, tergantikan oleh gendang Tablag, Dumbuk dan lain-lain. Yang paling tepat mungkin Bass Head.
     Ada Juga yang menyebut Bass Habib Syech dengan istilah Bass Rolling, karena head (baca : mika, red) yang digunakan kebetulan merek Rolling. Padahal, pada banyak kasus yang kami lihat, Rolling yang mereka maksud adalah merek palsu yang sengaja disablonkan pada mika tersebut.
     Sementara Suara Tunggal Bahana biasa membuat bass ini dengan menggunakan bahan dari head asli produk Taiwan, yang memang sudah tinggal pasang. Bukan head lembaran (seperti produk lain) yang dibulatkan dan dibuatkan ring sendiri secara manual. Head lembaran menghasilkan suara yang kurang memuaskan dan kurang awet, mudah kendor. Akhirnya, biar lebih keren dan berbeda dari produk lain, kami menyebut bass ini dengan type atau kode BJ16"/Head, BJ14"/Head, BJ18"/Head, dan seterusnya. Kalau menggunakan kulit maka typenya bisa kami beri istilah BJ16"/kulit dan seterusnya.

Notulen : Jika Anda tertarik dan berminat silakan baca artikel yang senada ini beserta alternatif harganya.
Posting Komentar